fbs60 | Monday, 16 February 2026 | 11:51 WIB  


Pagelaran Bahasa 2026
“Berbahasa Dengan Hati, Membangun Ekspresi Melalui Puisi”

Pagelaran Bahasa 2026 kembali menjadi wadah apresiasi dan ekspresi sastra melalui tema “Berbahasa Dengan Hati, Membangun Ekspresi Melalui Puisi.” Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen dalam menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra, khususnya puisi, di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Dr. Endrayana Putut Laksminto Emanuel, S.Si., M.Si. dalam suasana penuh semangat dan apresiasi terhadap karya sastra. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya bahasa sebagai sarana membangun karakter, kepekaan rasa, serta kemampuan berpikir kritis generasi muda.

Pagelaran Bahasa menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang bahasa dan sastra, yaitu Drs. Agung Pranoto, M.Pd, Aming Aminoedhin, dan Achmad Zainuri. Melalui pemaparan materi yang inspiratif, para narasumber memberikan wawasan mengenai teknik membaca puisi, kekuatan diksi, pengolahan rima dan irama, serta bagaimana membangun citraan dan gaya bahasa yang menyentuh hati pendengar maupun pembaca.

Kegiatan ini terdiri atas dua cabang lomba, yaitu:

  • Lomba Baca Puisi, yang dilaksanakan pada 11 Februari 2026, diikuti oleh 81 peserta dari jenjang SMA/SMK sederajat. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menginterpretasikan puisi dengan penghayatan, intonasi, serta ekspresi yang memikat.

  • Lomba Cipta Puisi, dengan pengumuman pemenang pada 15 Februari 2026, diikuti oleh 74 peserta dari kalangan umum yang berpartisipasi secara online. Lomba ini menjadi ruang bagi para penulis untuk menuangkan gagasan, perasaan, dan refleksi mereka dalam bentuk karya sastra yang indah dan bermakna.

Pagelaran Bahasa diadakan dengan tujuan mendorong individu agar semakin mahir menyampaikan bahasa melalui tulisan maupun lisan, mengolah rima dan irama secara kreatif, membangun citraan yang kuat, serta memanfaatkan gaya bahasa yang estetik. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, dan kepekaan emosional peserta dalam berekspresi.

Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa minat terhadap puisi masih tumbuh dan berkembang di tengah generasi muda maupun masyarakat luas. Suasana acara berlangsung penuh semangat, apresiatif, dan inspiratif, mencerminkan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga media untuk menyampaikan rasa, gagasan, dan nilai kehidupan.

Melalui Pagelaran Bahasa 2026, panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi peluang berharga bagi siswa-siswi serta masyarakat umum untuk mengekspresikan diri melalui kemampuan berbahasa, sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra, khususnya puisi. Diharapkan pula kegiatan ini mampu menumbuhkan generasi yang tidak hanya cakap berbahasa, tetapi juga berani menyuarakan hati melalui untaian kata yang bermakna.